Pesona wisata yang dimiliki oleh Provinsi Aceh salah satunya adalah Pantai Ulee Lheue, seolah tiada habisnya untuk dinikmati dan ditelusuri. Dibeberapa daerah tersebar begitu banyak objek wisata mulai dari pantai, air terjun, danau hingga tempat-tempat seperti museum dan wisata religi. Banda Aceh yang merupakan ibukota dari provinsi berjuluk Serambi Mekkah ini, juga menawarkan beberapa tempat wisata yang wajib untuk dikunjungi, salah satunya adalah Pantai Ulee Lheue.

Baca Juga: Sensasi Wisata Unik dan Menarik, The Lodge Maribaya Bandung Barat

Kawasan pantai Ulee Lheue telah menjadi tempat wisata dan pelabuhan sejak dulu. Pada masa kerajaan Aceh, daerah ini menjadi daerah perdagangan maritim dengan adanya kapal kapal dagang yang singgah untuk melakukan kontak perdagangan dengan penduduk lokal, di bawah perlindungan Sultan Aceh. Ketika Belanda melakukan invasi dan menghancurkan kerajaan Aceh, mereka mendirikan pelabuhan yang besar di sini untuk tempat mendarat armada kapal api milik kerajaan Belanda, terutama kapal yang melakukan perjalanan dari Batavia ke Belanda. Pelabuhan ini juga menjadi salah satu jalur suplai vital Belanda saat memerangi para pejuang Aceh dalam perang yang panjang dan melelahkan selama 35 tahun. Jepang juga memanfaatkan Ulee Lheue sebagai titik suplai mereka untuk pasukannya yang menguasai Aceh selama 3 tahun (1942-1945) dan menjadi tempat bertolaknya pasukan setelah kekalahan Jepang di tahun 1945. Pantai Ulee Lheue adalah sebuah tempat bersejarah dengan kisah yang panjang, yang kalau ditulis dapat menjadi seri buku yang berjilid jilid.

Pantai yang amat mudah djangkau karena lokasinya terletak tidak jauh dari kota banda aceh. Selalu ramai, nyaman dengan suasananya. Cocok juga untuk bawa keluarga. Akses transportasi juga gampang karena sudah tersedia jalur Bus Transkutaradja.

Jika kamu mengharapkan sebuah pantai dengan hamparan pasir putih, maka kamu tidak akan menemukannya di Pantai Ulee Lheue ini. Pantai ini memang terasa special karena cukup berbeda dengan pantai-pantai lainnya di Aceh. Disini wisatawan akan dibawa menikmati keindahan hamparan lautan yang tenang, dengan duduk dikursi kursi pinggir jalan serta menyantap jagung bakar.

Fasilitas :

  • naik bebek dayung 15 rb untuk 30 menit
  • menu makanan ada jagung bakar,air kelapa,mi aceh,bakso bakar dll
  • kamar ganti baju+mandi 15 rb(klo gak salah)
  • mushala dan masjid dekat
  • suasana sejuk banyak pepohonan.

Ketika kita stres banyak fikiran maka jawabnnya adalah laut ketika kita melihat laut maka fikiran kita akan tenng kembali selain dapat membuat fikiran tenng kita juga bisa menikmati jajan yang ada disana tempatnya yg tidak terllu jauh untuk didatangi dibandingkan pantai pantai yang lain.

Suasana nyaman dan santai. Diterpa oleh angin sepoi-sepoi khas pantai, membuat suasana sangat nyaman. Di sekitar sini juga terdapat pohon pinus yang tumbuh sangar rapi. Disarankan untuk datang di sore hari sebab para pedagang mulai berdagang saat sore hari.

Baca Juga: Keindahan Salju Panas, Desa Dolok Tinggi Raja

PETA LOKASI:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>